Valentineee??!!
Banyak orang beranggapan valentine adalah hari kasih sayang..
dmana hari itu,sangat identik dengan hadiah(coklat,bunga) dan kartu ucapan,,
Tapi menurut pribadi gw sih,,hari kasih sayang tu bisa kapan
ajaa ga mesti valentine ajaa,tapi bisa kpn ajaa,dmn saja dan dgn sapa saja.
jadi mariilah kita menyayangi orang yg kita kenal maupun tdk kita kenal setiap
saat tnpa harus di harii valentine,karena harii valentine hanyalah simbol dari
hari kasih sayang itu sendiri..
Kamis, 25 Februari 2010
arti sahabat
Apaaa siihh artii sahabat itu??
Menurut saya sahabat itu.......
Sahabat adalah orang yg paling bisa dipercaya dan paling mengerti apa masalah yg kita
hadapi,yg ada saat kita susah maupun senang.Selalu ada saat kita butuhkan dan bisa
kita andalkan dimana pun dan kapanpun.
Tapi dari itu semua seorang sahabat tetaplah seorang manusia biasa yg mempunyai
kekurangan dan kelebihan masing-masing,jadi kita tidak bisa selalu mengandalkan
seorang sahabat ada kalanya kita berusaha sendiri dalam menghadapi masalah.
walapun begitu saya akan tetap menyayangi sahabat saya.
Menurut saya sahabat itu.......
Sahabat adalah orang yg paling bisa dipercaya dan paling mengerti apa masalah yg kita
hadapi,yg ada saat kita susah maupun senang.Selalu ada saat kita butuhkan dan bisa
kita andalkan dimana pun dan kapanpun.
Tapi dari itu semua seorang sahabat tetaplah seorang manusia biasa yg mempunyai
kekurangan dan kelebihan masing-masing,jadi kita tidak bisa selalu mengandalkan
seorang sahabat ada kalanya kita berusaha sendiri dalam menghadapi masalah.
walapun begitu saya akan tetap menyayangi sahabat saya.
Ibu
apakah arti ibu bagi mu?
adakah tempat terindah di dalam dirimu?
adakah kata terindah yang kau ucapkan?
adakah senyuman terindah yang kau berikan?
adakah pujian terindah yang kau keluarkan dari mulut mu?
adakah lagu yang terindah yang kau nyanyikan?
adakah dirimu untuk nya?
semua kau lakukan, semua kau lihat dan semua kau dengar tetapi apakah semua itu kau berikan untuk nya?
ketika ku tak mengerti apa yang harus aku lakukan hanya dirinya lah yang dapat membantu aku, karena dia tahu aku, dia ngerti aku, dan dia ada bagi ku.
tetapi apakah kita tau dia, kita ngerti dia dan kita ada untuk dia?
akan kah kita ada ketika dia membutuhkan kita?
akan kah kita ada ketika dia kesepian?
akan kah kita aDa ketika dia kesusahan?
sering kali kita tidak menyadari hal itu semua, kita hanya mementingkan diri kita sendiri. HANYA KITA BUKAN DIA!
Ketika kita senang, kita tidak memikirkan dia.
Ketika kita tertawa, kita tidak menghiraukan dia.
Ketika kita berkelimpahan, kita tidak menganggap dia.
Betapa ego nya kita...
Betapa jahat nya kita...
Dan betapa durhaka nya kita...
kita tidak tau, betapa berharganya kita di mata dia sehingga dia juga mengingini kita ada untuk nya. Tetapi apa yang KITA lakukan kepada dirinya,
MENGERTIKAH KITA?
PEDULIKAH KITA?
SADARKAH KITA?
KESENANGAN, KELIMPAHAN dan KEMEWAHAN membuat kita buta.
Hanya tangisan yang kita berikan kepada nya.
Hanya kesedihan yang kita perlihatkan kepada nya.
Hanya kehancuran yang kita kagumkan kepada nya.
Hanya tangan hampa dan hati yang kosong yang kita abadikan kepada nya.
Tidak ada satu kata yang dapat membayarnya.
Tidak ada satu benda pun yang dapat menggantikannya.
Hanya kasih sayang, hanya doa, hanya kepatuhan, dan hanya ucapan terima kasih IBU atas semua yang telah kau berikan kepada diri ku.
Kasih mu selalu baru setiap pagi.
Cinta mu selalu ada dan selalu ada buat aku.
Perhatian mu melebihi apapun bagiku dan menjadi semangat untuk diriku setiap hari.
IBU...
Kau lah pahlawan ku.
Kau lah hidup ku.
Kau lah hatiku.
Kau lah jiwa dan raga ku.
Kau segalahnya bagi ku.
Terima kasih TUHAN, KAU telah memberikan aku ibu. Apapun yang sedang ku alami, apa pun yang sedang terjadi, ku tak TAKUT jiak ada seorang IBU di sisi ku.
IBU...
jadilah semangat ku...
jadilah terang bagi ku...
jadilah tumpuan hidup ku...
Maafkan aku, hanya tangisan yang dapat ku berikan kepada mu. Tangisan kebahagian yang terindah yang ku miliki selama hidup ku ini. Dan biarkan aku terbang tinggi bagaikan rajawali membawa tangisan ini.
I LOVE YOU, MOM...
adakah tempat terindah di dalam dirimu?
adakah kata terindah yang kau ucapkan?
adakah senyuman terindah yang kau berikan?
adakah pujian terindah yang kau keluarkan dari mulut mu?
adakah lagu yang terindah yang kau nyanyikan?
adakah dirimu untuk nya?
semua kau lakukan, semua kau lihat dan semua kau dengar tetapi apakah semua itu kau berikan untuk nya?
ketika ku tak mengerti apa yang harus aku lakukan hanya dirinya lah yang dapat membantu aku, karena dia tahu aku, dia ngerti aku, dan dia ada bagi ku.
tetapi apakah kita tau dia, kita ngerti dia dan kita ada untuk dia?
akan kah kita ada ketika dia membutuhkan kita?
akan kah kita ada ketika dia kesepian?
akan kah kita aDa ketika dia kesusahan?
sering kali kita tidak menyadari hal itu semua, kita hanya mementingkan diri kita sendiri. HANYA KITA BUKAN DIA!
Ketika kita senang, kita tidak memikirkan dia.
Ketika kita tertawa, kita tidak menghiraukan dia.
Ketika kita berkelimpahan, kita tidak menganggap dia.
Betapa ego nya kita...
Betapa jahat nya kita...
Dan betapa durhaka nya kita...
kita tidak tau, betapa berharganya kita di mata dia sehingga dia juga mengingini kita ada untuk nya. Tetapi apa yang KITA lakukan kepada dirinya,
MENGERTIKAH KITA?
PEDULIKAH KITA?
SADARKAH KITA?
KESENANGAN, KELIMPAHAN dan KEMEWAHAN membuat kita buta.
Hanya tangisan yang kita berikan kepada nya.
Hanya kesedihan yang kita perlihatkan kepada nya.
Hanya kehancuran yang kita kagumkan kepada nya.
Hanya tangan hampa dan hati yang kosong yang kita abadikan kepada nya.
Tidak ada satu kata yang dapat membayarnya.
Tidak ada satu benda pun yang dapat menggantikannya.
Hanya kasih sayang, hanya doa, hanya kepatuhan, dan hanya ucapan terima kasih IBU atas semua yang telah kau berikan kepada diri ku.
Kasih mu selalu baru setiap pagi.
Cinta mu selalu ada dan selalu ada buat aku.
Perhatian mu melebihi apapun bagiku dan menjadi semangat untuk diriku setiap hari.
IBU...
Kau lah pahlawan ku.
Kau lah hidup ku.
Kau lah hatiku.
Kau lah jiwa dan raga ku.
Kau segalahnya bagi ku.
Terima kasih TUHAN, KAU telah memberikan aku ibu. Apapun yang sedang ku alami, apa pun yang sedang terjadi, ku tak TAKUT jiak ada seorang IBU di sisi ku.
IBU...
jadilah semangat ku...
jadilah terang bagi ku...
jadilah tumpuan hidup ku...
Maafkan aku, hanya tangisan yang dapat ku berikan kepada mu. Tangisan kebahagian yang terindah yang ku miliki selama hidup ku ini. Dan biarkan aku terbang tinggi bagaikan rajawali membawa tangisan ini.
I LOVE YOU, MOM...
CV
SURAT LAMARAN
To,
Mr. Sudjana
Human Resources Department PT. Karya Saya
Jakarta, febuary 26 2010
Dear sir/madam,
I would like to apply for the position that your company offered. I am Andreas, graduated from GUNADARMA I Jakarta in 2010, majoring Management. I hope that my wills to learn, motivation, honesty, and my hard working personality may gives your company a great benefit.
I am willing to attend an interview opportunity if necessary, at any scheduled time. Within I enclosed my resume, recent photographs, and the copy of my identification card.
Thank you for your attention, and I am looking forward to your reply.
Regards,
2. CV
Andreas Pangaribuan
Jl. M H ALIH NO.29 KOMP.PERDAGANGAN BINTARO
Jakarta 12330
02199152324
__________________________________________________________________________________________
PERSONAL RESUME
Personal Detail
Full Name : Andreas
Gender : Male
Date of Birth : November 2nd 1988
Place of Birth : Jakarta
Religion : Kristen
Marital Status : Single
Home Address : Jl. M H ALIH NO.29 KOMP.PERDAGANGAN BINTARO
Jakarta 12330
Phone No. : 02199152324
Formal Education
2003 – 2006 SMA 29 Jakarta Selatan
2006 - 2010 GUNADARMA
Job Experience
1. Tamani Café (Kemang, Jakarta)
From : May 2007 – May 2008
Position : Cook Helper
To,
Mr. Sudjana
Human Resources Department PT. Karya Saya
Jakarta, febuary 26 2010
Dear sir/madam,
I would like to apply for the position that your company offered. I am Andreas, graduated from GUNADARMA I Jakarta in 2010, majoring Management. I hope that my wills to learn, motivation, honesty, and my hard working personality may gives your company a great benefit.
I am willing to attend an interview opportunity if necessary, at any scheduled time. Within I enclosed my resume, recent photographs, and the copy of my identification card.
Thank you for your attention, and I am looking forward to your reply.
Regards,
2. CV
Andreas Pangaribuan
Jl. M H ALIH NO.29 KOMP.PERDAGANGAN BINTARO
Jakarta 12330
02199152324
__________________________________________________________________________________________
PERSONAL RESUME
Personal Detail
Full Name : Andreas
Gender : Male
Date of Birth : November 2nd 1988
Place of Birth : Jakarta
Religion : Kristen
Marital Status : Single
Home Address : Jl. M H ALIH NO.29 KOMP.PERDAGANGAN BINTARO
Jakarta 12330
Phone No. : 02199152324
Formal Education
2003 – 2006 SMA 29 Jakarta Selatan
2006 - 2010 GUNADARMA
Job Experience
1. Tamani Café (Kemang, Jakarta)
From : May 2007 – May 2008
Position : Cook Helper
Selasa, 12 Januari 2010
etika bisnis dan pendidikan
Etika Bisnis dan PendidikanDalam sistem perekonomian pasar bebas, perusahaan diarahkan untuk mencapai tujuan mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin, sejalan dengan prinsip efisiensi. Namun, dalam mencapai tujuan tersebut pelaku bisnis kerap menghalalkan berbagai cara tanpa peduli apakah tindakannya melanggar etika dalam berbisnis atau tidak.Hal ini terjadi akibat manajemen dan karyawan yang cenderung mencari keuntungan semata sehingga terjadi penyimpangan norma-norma etis, meski perusahaan-perusahaan tersebut memiliki code of conduct dalam berbisnis yang harus dipatuhi seluruh organ di dalam organisasi. Penerapan kaidah good corporate governace di perusahaan swasta, BUMN, dan instansi pemerintah juga masih lemah. Banyak perusahaan melakukan pelanggaran, terutama dalam pelaporan kinerja keuangan perusahaan.Prinsip keterbukaan informasi tentang kinerja keuangan bagi perusahaan terdaftar di BEJ, misalnya seringkali dilanggar dan jelas merugikan para pemangku kepentingan (stakeholders),terutama pemegang saham dan masyarakat luas lainnya.Berbagai kasus insider trading dan banyaknya perusahaan publik yang di-suspend perdagangan sahamnya oleh otoritas bursa menunjukkan contoh praktik buruk dalam berbisnis. Belum lagi masalah kerusakan lingkungan yang terjadi akibat eksploitasi sumber daya alam dengan alasan mengejar keuntungan setinggi-tingginya tanpa memperhitungkan daya dukung ekosistem lingkungan.Bisa dibayangkan, dampak nyata akibat ketidakpedulian pelaku bisnis terhadap etika berbisnis adalah budaya korupsi yang semakin serius dan merusak tatanan sosial budaya masyarakat. Jika ini berlanjut, bagaimana mungkin investor asing tertarik menanamkan modalnya di negeri kita? Situasi ini menimbulkan pertanyaan tentang mengapa kesemua ini terjadi? Apakah para pengusaha tersebut tidak mendapatkan pembelajaran etika bisnis di bangku kuliah? Apa yang salah dengan pendidikan kita, karena seharusnya lembaga pendidikan berfungsi sebagai morale force dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran dalam berbisnis?Bagaimana sebenarnya etika bisnis diajarkan di sekolah—kalaupun ada—dan di perguruan tinggi? Etika bisnis merupakan mata kuliah yang diajarkan di lingkungan pendidikan tinggi yang menawarkan program pendidikan bisnis dan manajemen. Beberapa kendala sering dihadapi dalam menumbuhkembangkan etika bisnis di dunia pendidikan. Pertama, kekeliruan persepsi masyarakat bahwa etika bisnis hanya perlu diajarkan kepada mahasiswa program manajemen dan bisnis karena pendidikan model ini mencetak lulusan sebagai mencetak pengusaha. Persepsi demikian tentu tidak tepat. Lulusan dari jurusan/program studi nonbisnis yang mungkin diarahkan untuk menjadi pegawai tentu harus memahami etika bisnis. Etika bisnis adalah acuan bagi perusahaan dalam melaksanakan kegiatan usaha, termasuk dalam berinteraksi dengan stakeholders, termasuk tentunya karyawan.Etika bisnis sebaik apa pun yang dicanangkan perusahaan dan dituangkan dalam pedoman perilaku, tidak akan berjalan tanpa kepatuhan karyawan dalam menaati norma-norma kepatutan dalam menjalankan aktivitas perusahaan. Kedua, pada program pendidikan manajemen dan bisnis, etika bisnis diajarkan sebagai mata kuliah tersendiri dan tidak terintegrasi dengan pembelajaran pada mata kuliah lain. Perlu diingat bahwa mahasiswa sebagai subjek didik harus mendapatkan pembelajaran secara komprehensif. Integrasi antara aspek kognitif, psikomotorik, dan afektif dalam proses pembelajaran harus diutamakan. Sehingga masuk akal apabila etika bisnis—aspek afektif/ sikap dalam hal ini—disisipkan di berbagai mata kuliah yang ditawarkan. Ketiga, metode pengajaran dan pembelajaran pada mata kuliah ini cenderung monoton.Pengajaran lebih banyak menggunakan metode ceramah langsung.Kalaupun disertai penggunaan studi kasus, sayangnya tanpa disertai kejelasan pemecahan masalah dari kasus-kasus yang dibahas. Hal ini disebabkan substansi materi etika bisnis lebih sering menyangkut kaidah dan norma yang cenderung abstrak dengan standar acuan tergantung persepsi individu dan institusi dalam menilai etis atau tidaknya suatu tindakan bisnis. Misalnya, etiskah mengiklankan sesuatu obat dengan menyembunyikan informasi tentang indikasi pemakaian? Atau membahas moral hazard pada kasus kebangkrutan perusahaan sekelas Enron di Amerika Serikat. Keempat, etika bisnis tidak terdapat dalam kurikulum pendidikan dasar dan menengah.Nilainilai moral dan etika dalam berperilaku bisnis akan lebih efektif diajarkan pada saat usia emas (golden age) anak, yaitu usia 4–6 tahun. Karena itu, pengajarannya harus bersifat tematik. Pada mata pelajaran agama, misalnya, guru bisa mengajarkan etika bisnis dengan memberi contoh bagaimana Nabi Muhammad SAW berdagang dengan tidak mengambil keuntungan setinggi langit. Kelima, orangtua beranggapan bahwa sesuatu yang tidak mungkin mengajarkan anak di rumah tentang etika bisnis karena mereka bukan pengusaha. Pandangan sempit ini dilandasi pemahaman bahwa etika bisnis adalah urusan pengusaha.Padahal, sebenarnya penegakan etika bisnis juga menjadi tanggung jawab kita sebagai konsumen. Orangtua dapat mengajarkan etika bisnis di lingkungan keluarga dengan jalan memberi keteladanan pada anak dalam menghargai hak atas kekayaan intelektual (HaKI), misalnya dengan tidak membelikan mereka VCD, game software, dan produk bajakan lain dengan alasan yang penting murah. Keenam, pendidik belum berperan sebagai model panutan dalam pengajaran etika bisnis. Misalnya masih sering kita mendapati fenomena orangtua siswa memberi hadiah kepada gurunya pada saat kenaikan kelas dengan alasan sebagai rasa terima kasih dan ikhlas.
Senin, 11 Januari 2010
abstrak
Abstraksi
Andreas : 11206286
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PADA SALON GANESHA
penulisan ilmiah. fakultas ekonomi , jurusan Manajemen, Universitas
Gunadarma. 2009
kata kunci : kelayakan investasi
(ix + 33)
penulisan ilmiah ini dimaksudkan untuk mengetahui kelayakan suatu bisnis pada
SALON GANESHA, lokasi salon tersebut terletak jl. veteran raya No.12,
jakarta selatan.
Dalam studi kelayakan bisnis ini penulis menganalisis aspek-aspek studi kelayakan
,yaitu brupa aspek keuangan.
Aspek keuangan dengan mengunakan: payback period,net present value,profitibility lndeks,Internal Rate of Return.
Daftar Pustaka (1993 - 2005)
ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PADA SALON GANESHA
penulisan ilmiah. fakultas ekonomi , jurusan Manajemen, Universitas
Gunadarma. 2009
kata kunci : kelayakan investasi
(ix + 33)
penulisan ilmiah ini dimaksudkan untuk mengetahui kelayakan suatu bisnis pada
SALON GANESHA, lokasi salon tersebut terletak jl. veteran raya No.12,
jakarta selatan.
Dalam studi kelayakan bisnis ini penulis menganalisis aspek-aspek studi kelayakan
,yaitu brupa aspek keuangan.
Aspek keuangan dengan mengunakan: payback period,net present value,profitibility lndeks,Internal Rate of Return.
Daftar Pustaka (1993 - 2005)
arti pentingnya sebuah keluarga
ketika ku pergi jauh dari rumah, baru dapat kurasakan indah nya dan nyamannya suasana rumah.
Ingat sekali di kepala ku, ketika aku dekat dengan rumah, kata yang sering keluar dari mulutku ketika liburan,
" BT ahhh... Teman, pergi yuk!! Mlas ni di rumah. Apalagi ada bokap dan nyokap, pasti disuruh beresin rumah, uhhh...."
Dan ketika ku dirumah, aku selalu menyibukkan diriku sendiri dengan kepentingan ku,
Ketika PAPA dan MAMA pulang, aku malahn tidur atau maen dengan teman ku atau apapun itu, ku selalu tidak menyediakan waktu untuk mereka. Begitu juga aku dengan adik ku, kita selalu berantem, iri2 an dan sms pun gak pernah..
Tapi sekarang,
Kata2 tu sungguh ku sesali...
Ketika ku mulai dewasa dan mulai jauh dari rumah, aku merasakan sesuatu yang beda sekali. Dimana aku di tuntut hidup mandiri dan semua nya sendiri.
Ketika ku pulang,tak ada yang menanyakan,
"Darimana saja km? ko baru pulang... Udah makan belum?"
Ketika ku tak bisa tidur, tak ada yang menemani ku nton TV dan bertanya,
"Kenapa gak tidur, lagi kenapa?"
ketika ku sedih tak ada yang menghiburku dan membuat ku tersenyum.
Ketika ku down, tak ada yang menyemangati aku... dan menemani hari2ku.
Hanya tetesan air mata yang membasahi pipiku karena penyesalan diriku akan semua nya. Betapa penting nya sekarang kata2 mereka dan keberadaan diri mereka.
Ku pun menyesal, dan kini....
Semua hanya berlangsung lewat telpon, tak ada yang dapat ku dengar secara langsung...
Tak ada suara MAMA yang biasanya menurut kita bawel banget c..
Tak ada suara PAPA yang biasanya buat aku bt, karena sering melarang dan menuntutku..
Tak ada suara NYO2 ku yang biasa membuat kita berantem..
Semua nya ilang begitu saja, tanpa kusadari...
Bermula dari situlah,
aku mulai menyesalkan semua nya,
Diantara penyesalan,
Tapi aku masih bersyukur karena dengan hal seperti inilah aku bisa mengerti apa arti keluarga.
Penting keberadaan keluarga, sangat ku rasakan...
Hanya satu yang kupikirkan, aku ingin kembali ke rumah dan merasakan semua kehangatan yang ada. Hidupku untuk mereka,
Aku akan mulai menuruti semua nya yang mereka inginkan meskipun terkadang aku harus mematikan keegoisan diriku untuk semua nya...
Thank GOD karena Kau telah memberikan keluarga seperti ini, keluarga yang lengkap dan bahagia.
Kuserahkan keluarga ku kepada MU,
Dan lindungi MAMA, PAPA , dan NYO2 ku..
Akankah kita mengerti arti keluarga, kalau kita tidak merasakan apa yang mereka rasakan.
KEEP your family, And DO the best for their...
Ingat sekali di kepala ku, ketika aku dekat dengan rumah, kata yang sering keluar dari mulutku ketika liburan,
" BT ahhh... Teman, pergi yuk!! Mlas ni di rumah. Apalagi ada bokap dan nyokap, pasti disuruh beresin rumah, uhhh...."
Dan ketika ku dirumah, aku selalu menyibukkan diriku sendiri dengan kepentingan ku,
Ketika PAPA dan MAMA pulang, aku malahn tidur atau maen dengan teman ku atau apapun itu, ku selalu tidak menyediakan waktu untuk mereka. Begitu juga aku dengan adik ku, kita selalu berantem, iri2 an dan sms pun gak pernah..
Tapi sekarang,
Kata2 tu sungguh ku sesali...
Ketika ku mulai dewasa dan mulai jauh dari rumah, aku merasakan sesuatu yang beda sekali. Dimana aku di tuntut hidup mandiri dan semua nya sendiri.
Ketika ku pulang,tak ada yang menanyakan,
"Darimana saja km? ko baru pulang... Udah makan belum?"
Ketika ku tak bisa tidur, tak ada yang menemani ku nton TV dan bertanya,
"Kenapa gak tidur, lagi kenapa?"
ketika ku sedih tak ada yang menghiburku dan membuat ku tersenyum.
Ketika ku down, tak ada yang menyemangati aku... dan menemani hari2ku.
Hanya tetesan air mata yang membasahi pipiku karena penyesalan diriku akan semua nya. Betapa penting nya sekarang kata2 mereka dan keberadaan diri mereka.
Ku pun menyesal, dan kini....
Semua hanya berlangsung lewat telpon, tak ada yang dapat ku dengar secara langsung...
Tak ada suara MAMA yang biasanya menurut kita bawel banget c..
Tak ada suara PAPA yang biasanya buat aku bt, karena sering melarang dan menuntutku..
Tak ada suara NYO2 ku yang biasa membuat kita berantem..
Semua nya ilang begitu saja, tanpa kusadari...
Bermula dari situlah,
aku mulai menyesalkan semua nya,
Diantara penyesalan,
Tapi aku masih bersyukur karena dengan hal seperti inilah aku bisa mengerti apa arti keluarga.
Penting keberadaan keluarga, sangat ku rasakan...
Hanya satu yang kupikirkan, aku ingin kembali ke rumah dan merasakan semua kehangatan yang ada. Hidupku untuk mereka,
Aku akan mulai menuruti semua nya yang mereka inginkan meskipun terkadang aku harus mematikan keegoisan diriku untuk semua nya...
Thank GOD karena Kau telah memberikan keluarga seperti ini, keluarga yang lengkap dan bahagia.
Kuserahkan keluarga ku kepada MU,
Dan lindungi MAMA, PAPA , dan NYO2 ku..
Akankah kita mengerti arti keluarga, kalau kita tidak merasakan apa yang mereka rasakan.
KEEP your family, And DO the best for their...
Langganan:
Postingan (Atom)